Penguatan Pemahaman Filsafat Pikiran (Akal Budi) Sebagai Pengontrol Pembicaraan Pada Masyarakat Multikultural Di Kota Medan
Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan praktik Akal Budi sebagai pengontrol pembicaraan dalam komunikasi sosial masyarakat multikultural di Kota Medan. Latar belakang kegiatan ini adalah meningkatnya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di ruang digital, yang berdampak pada melemahnya kohesi sosial antar-etnis. Program pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan edukatif-partisipatif berbasis filsafat praktis, dengan mengintegrasikan konsep Akal Budi (Vernunft Kantian) dan nilai kearifan lokal seperti budi pekerti Melayu dan marsihaholongan Batak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi etika komunikasi, diskusi reflektif, simulasi dilema etis digital, serta pendampingan literasi digital pada 15 peserta dari latar belakang etnis yang beragam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran etis dan kemampuan verifikasi informasi peserta hingga 71%, serta penurunan kecenderungan ujaran kebencian dalam interaksi digital. Program ini membuktikan bahwa pendekatan filsafat praktis dapat berfungsi sebagai strategi pengabdian yang efektif dalam membangun budaya komunikasi yang etis, rasional, dan harmonis di tengah masyarakat multikultural.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Kota Medan. (2025). Kota Medan dalam angka 2025. BPS Kota Medan.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Habermas, J. (1984). The theory of communicative action: Reason and the rationalization of society. Beacon Press.
Hidayat, R., & Simanjuntak, A. (2022). Ujaran kebencian dan kohesi sosial di era digital. Jurnal Komunikasi Sosial, 14(2), 115–130.
Kant, I. (1788). Critique of practical reason. Cambridge University Press.
Kominfo RI. (2023). Laporan tahunan literasi digital nasional. Kominfo RI.
Lubis, M., & Rahmawati, N. (2021). Marsihaholongan dan etika sosial Batak. Jurnal Antropologi Indonesia, 42(1), 55–68.
Rodi, M. (2022). Budi pekerti Melayu dalam komunikasi sosial. Jurnal Budaya Nusantara, 6(2), 101–112.
Situmorang, H., & Hasibuan, R. (2023). Literasi digital berbasis etika masyarakat perkotaan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 245–258.
Suryawan, I. (2020). Etika komunikasi masyarakat multikultural. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 67–80.
Copyright (c) 2026 Rahmansyah, Muhammad Nurkholis Kholik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




