Memberdayakan Guru Melalui Keterampilan Mengajar yang Kreatif untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Bakat Anak-Anak Disabilitas
Abstract
Pemberdayaan anak berkebutuhan khusus di MI 2 Jombang Jember dilaksanakan melalui pendekatan Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset (ABCD), dengan fokus pada pengembangan keterampilan kreatif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran inklusif adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus. Metode ABCD mendorong pemanfaatan potensi yang ada dalam masyarakat, termasuk individu, lembaga, dan jaringan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman tentang model pembelajaran inklusif, seperti pembelajaran kolaboratif, berbasis proyek, dan pembelajaran berdiferensiasi. Guru juga diberikan ruang praktik langsung untuk menerapkan metode-metode tersebut di kelas. Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik diperkenalkan melalui media pendidikan kreatif. Keberhasilan program ini didukung oleh keterlibatan aktif guru, dukungan orang tua, dan kolaborasi dengan masyarakat. Untuk memastikan keberlanjutan, program ini memerlukan pelatihan lebih lanjut, evaluasi berkala, dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Diharapkan kegiatan ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam mendukung pendidikan inklusif dan mengembangkan potensi anak disabilitas di MI 2 Jombang.
Downloads
References
Ainscow, M., & Booth, T. (2002). Index for Inclusion: Developing Learning and Participation in Schools. Bristol: Centre for Studies on Inclusive Education (CSIE).
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W. H. Freeman and Company.
Dewi, I. P. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset: Pendekatan ABCD untuk Pengembangan Masyarakat.Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 112-124
Forlin, C. (2010). Teacher Education for Inclusion: Changing Paradigms and Innovative Approaches. New York: Routledge.
Friend, M., & Bursuck, W. D. (2012). Including Students with Special Needs: A Practical Guide for Classroom Teachers (6th ed.). Boston: Pearson Education.
Jauhari, A. (2020). Pendidikan untuk Anak Penyandang Disabilitas: Akses dan TantanganYogyakarta: Perpustakaan Alam
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (2021). Laporan Statistik Penyandang Disabilitas di IndonesiaJakarta: Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Rahmawati, S. (2022). Implementasi Pembelajaran Inklusif di Sekolah Dasar.Jurnal Pendidikan Inklusif, 9(1), 45-58.
Siti Afifah, I. (2023, 10 Juni).Kreativitas dalam Pendidikan Inklusif: Menciptakan Kelas yang Adaptif. Edutopia.https://www.edutopia.org/pendidikan-inklusi
Tempo. (15 Maret 2021).Ketimpangan Pendidikan bagi Penyandang Disabilitas di IndonesiaTempo.co.https://www.tempo.co/pendidikan-disabilitas
UNESCO. (2017). A Guide for Ensuring Inclusion and Equity in Education. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
WHO. (2020).Laporan Dunia tentang DisabilitasJenewa: Organisasi Kesehatan Dunia.
Copyright (c) 2026 Khurin In Ratnasari, Dukan Jauhari F

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




