Gender, Lingkungan, dan Keadilan Keberlanjutan sebagai Tantangan Mewujudkan Sustainable Development Goals Tahun 2030 di Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan

  • Khalisah Hayatuddin Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Abdul Hamid Usman Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Conie Pania Putri Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Nahla Jamilie Rahmah Mukhtarudin Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Rahmah Carkavaresti Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
Keywords: Desa Talang Buluh, Gender, Keadilan Keberlanjutan

Abstract

Meskipun pembahasan mengenai kesetaraan gender dalam Sustainable Development Goals (SDGs) telah banyak dilakukan, implementasinya di tingkat desa masih terbatas. Desa Talang Buluh merupakan salah satu desa yang diwajibkan menyelaraskan pembangunannya dengan prinsip SDGs, khususnya poin kelima mengenai kesetaraan gender. Pengabdian ini bertujuan untuk mewujudkan desa berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat dengan tiga pendekatan utama: (1) metode partisipatif yang melibatkan warga secara langsung, (2) demonstrasi serta praktik lapangan, dan (3) pendampingan intensif melalui kunjungan berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil mengintegrasikan aspek kesetaraan gender, pelestarian lingkungan, dan keadilan keberlanjutan. Melalui inisiatif eco-women empowerment, pengembangan bank sampah komunitas, dan edukasi "Sekolah Hijau Berkeadilan", permasalahan rendahnya keterlibatan perempuan serta kurangnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai SDGs dapat teratasi. Kesimpulannya, program ini telah meningkatkan kapasitas perempuan desa secara signifikan, membentuk sistem pengelolaan sampah mandiri, dan memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap target SDGs 2030.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfirdaus, L. K. (2019). Menajamkan perspektif gender, memberdayakan perempuan dan mencapai SDGs (Sustainable Development Goals). Egalita, 13(1), 24–40. https://doi.org/10.18860/egalita.v13i1.8076

Amnesti, S. K. W., & Hakim, M. A. (2021). Penerapan diversi pada anak berhadapan hukum ditinjau dari perspektif maslahah mursalah. Egalita Jurnal Kesetaraan Dan Keadilan Gender, 16(2). https://doi.org/10.18860/egalita.v16i2.14167

Anggara, O. (2022). Partisipasi sosial pemuda dan implikasinya terhadap nasionalisme. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 10(1), 61.

Djelantik, S. (2008). Gender dan pembangunan di dunia ketiga. Jurnal Administrasi Publik, 5(2), 232–251.

Fauziah, S., Aziz, R., & Fitriani, P. D. (2023). Taktik Kampung Batik Telaga dalam pemberdayaan ekonomi perempuan. Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies, 3(2), 1–15. https://doi.org/10.15575/azzahra.v3i2.19346

Halid, A., Yulianto, K., & Saleh, M. (2022). Strategi pengelolaan bank sampah di NTB (Studi kasus bank sampah Bintang Sejahtera). Journal of Innovation Research and Knowledge, 1(8), 763–770.

Hasan, Z., & Astarida, M. Z. (2023). Penegakan hukum lingkungan sebagai upaya pembangunan yang berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Advokasi, 11(1), 135–150.

Hutomo, S. (2024). Penegakkan hukum untuk pengelolaan sampah di Kota Bekasi. Jurnal Hukum To-Ra: Hukum Untuk Mengatur Dan Melindungi Masyarakat, 10(1), 105–118.

Ishartono, T. R. S. (2023). Sustainable Development Goals (SDGS) dan pengentasan kemiskinan. Social Work Jurnal, 6, 154–272.

Khairunnisa, I. N., Putranti, I. R., & Hanura, M. (2022). Partisipasi perempuan Indonesia dalam ekonomi kreatif untuk mewujudkan Sustainable Development Goals. Journal of International Relations, 8(5), 385–395.

Lingga, L. J., Yuana, M., & Sari, N. A. (2024). Sampah di Indonesia: Tantangan dan solusi menuju perubahan positif. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(4), 12235–12247.

Munandar, A. I., et al. (2019). Pembangunan berkelanjutan: Studi kasus di Indonesia (Cetakan ke-1). byPASS.

Rahminawati, N. (2001). Isu kesetaraan laki-laki dan perempuan (Bias gender). Mimbar: Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 17(3), 272–283.

Rulandari, N. (2021). Study of Sustainable Development Goals (SDGS) quality education in Indonesia in the first three years. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), 4(2), 2703–2710.

Saleh, M. (2014). Partisipasi perempuan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Jurnal Musawa, 6(2), 236–259.

Sendika, A., Marbun, N., Trya, N., Ambarita, F., Gultom, N. G., Lumbantobing, O. L., Tupa, F., Silalahi, R., et al. (2025). Pengolahan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Pintu Bosi menggunakan metode sistem dinamik dengan model stock and flow diagram. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(7), 21–37.

Sudirman, F. A., & Susilawaty, F. T. (2022). Kesetaraan gender dalam tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs): Suatu reviuw literatur sistematis. Journal Publicuho, 5(4), 995–1010. https://doi.org/10.35817/publicuho.v5i4.41

Published
2026-06-11
How to Cite
Hayatuddin, K., Usman, A. H., Putri, C. P., Mukhtarudin, N. J. R., & Carkavaresti, R. (2026). Gender, Lingkungan, dan Keadilan Keberlanjutan sebagai Tantangan Mewujudkan Sustainable Development Goals Tahun 2030 di Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Abdimas Awang Long, 9(2), 211-220. https://doi.org/10.56301/awal.v9i2.2122