PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORUPSI BARANG MILIK DAERAH BERUPA TANAH

  • Syaifullah Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Indonesia
  • Nining Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Indonesia
  • Slamet Riyady Universitas Pamulang, Pamulang, Indonesia
Keywords: Criminal liability, Corruption, Abuse of authority, Regional government property, Judicial decition

Abstract

Corruption constitutes an extraordinary crime that has serious implications for both national and regional development, as it causes substantial financial losses to the State and hinders public welfare. One of the most prevalent forms of corruption is the abuse of authority by public officials for the purpose of enriching themselves, other individuals, or corporations. This study aims to examine the criminal liability of perpetrators involved in the corruption of Regional Government Property in the form of the Toro Lema land assets located in Labuan Bajo Village, Komodo District, West Manggarai Regency, as adjudicated in Decision Number 25/Pid.Sus-TPK/2021/PT Kpg. The research employs a normative juridical method using statutory and case approaches through an analysis of relevant legislation and judicial decisions. The findings indicate that the defendant’s conduct fulfilled the constituent elements of corruption as stipulated in Article 2(1) and Article 3 of Law Number 31 of 1999 concerning the Eradication of Corruption Crimes, as amended by Law Number 20 of 2001. The court correctly applied the relevant legal provisions by taking into account the abuse of official authority that resulted in substantial financial losses to the State, thereby ensuring legal certainty while reinforcing Indonesia’s commitment to combating corruption.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad. (2024). Buku Ajar Metode Penelitian dan Penulisan Hukum. Surabaya: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Amelia, T. (2024). Perlindungan Hukum Pelaku Gadai Syariah Menurut Hukum Positif Indonesia. Qawanin: Journal of Economic Syaria Law, 8(2), 131-143. doi:https://doi.org/10.30762/qaw.v8i2.653

Arief, B. N. (2018). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Kencana.

Atmasasmita, R. (2018). Sekitar Masalah Korupsi: Aspek Nasional dan Aspek Internasional. Bandung: Mandar Maju.

Firmanto, T. (2024). Metodologi Penelitian Hukum: Panduan Komprehensif Penulisan Ilmiah Bidang Hukum. Surabaya: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Hakim, L. (2025, Januari 06). Mengenal 5 Pendekatan Penelitian Hukum di Indonesia. Retrieved from deepublish store: https://deepublishstore.com/blog/hukum/pendekatan-penelitian-hukum/?srsltid=AfmBOoqJS6HMJP9cZloAngZgSiwPNuVhO_WZK3lXHab6g_5LkMt9Vmnk

Hamzah, A. (2021). Pemberantasan Korupsi melalui Hukum Pidana Nasional dan Internasional. Jakarta: Rajawali Pers.

Harahap, M. Y. (2017). Hukum Acara Perdata: tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan. Jakarta: Sinar Grafika.

Huda, C. (2015). Dari Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kesalahan. Jakarta: Kencana.

Indonesia, R. (1945). Undang-Undang Dasar Republik Indonesia. Jakarta.

Indonesia, R. (1999). Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Jakarta.

Indonesia, R. (2014). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta.

Kupang, P. T. (2021). Putusan Pengadilan Tinggi Kupang Nomor 25/Pid.Sus-TPK/2021/PT Kpg. Kupang.

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.

Muladi. (Semarang). Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana. 2015: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Panji Danang Saputra, H. Y. (2026). Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana dalam Tindak Pidana Korupsi Terkait Pengadaan Tanah Oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya (Studi Putusan Nomor: 27/Pid.Sus-TPK/2025/PN Jkt.Pst). Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 3(3), 5728-5748. doi:https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/7489

Pozsgai-Alvarez, J. (2025). The Routledge Handbook of Anti-Corruption Research and Practice. London: Routledge. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/391823687_The_Routledge_Handbook_of_Anti-Corruption_Research_and_Practice

Prodjodikoro, W. (2014). Asas-asas hukum pidana di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

R.I., D. (1999). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korups. Jakarta.

Tan, D. (2021). Metode Pnelitian Hukum: Mengupas dan Mengulas Metodologi dalam Menyelenggarakan Penelitian Hukum. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(8), 2463-2478. doi:https://doi.org/10.31604/jips.v8i8.2021.2463-2478

Published
2026-06-30
How to Cite
Syaifullah, Nining, & Riyady, S. (2026). PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORUPSI BARANG MILIK DAERAH BERUPA TANAH. Collegium Studiosum Journal, 9(1), 136-144. https://doi.org/10.56301/csj.v9i1.2355