NAFKAH MADHIYAH ANAK PASCA PERCERAIAN: STUDI KOMPARATIF HUKUM PERDATA DAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA

  • Yudha Sri Wulandari Universitas Kutai Kertanegara, Tenggarong, Indonesia
Keywords: Past child maintenance, Divorce, Civil law, Islamic law, Child protection

Abstract

This study examines the normative construction of post-divorce child maintenance in two legal systems that apply in Indonesia, namely civil law (KUHPerdata) applied by the District Court and Islamic law (Compilation of Islamic Law) applied by the Religious Court. The method used is a comparative juridical-normative approach with a legislative, conceptual, comparative law, and case approach to the 2020–2024 verdict. The results of the study show two findings. First, both legal systems place child support obligations as an inherent obligation on parents, especially fathers, and are not erased by divorce (Pasal 298 KUHPerdata; Pasal 156 huruf d KHI; Pasal 41 UU Perkawinan). Second, the difference lies in the theoretical doctrine, namely civil law constructs it as an inherent and reciprocal alimentatieplicht, while Islamic law discusses it through the doctrine of lil-intifa' versus lit-tamlik which had been the basis for the rejection of the lawsuit in the Decision MA No. 608 K/AG/2003, before being reconstructed through SEMA No. 2 Tahun 2019.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, M., Sudirman, S., Aris, A., Basri, R., & Haq, I. (2024). Analisis realisasi eksekusi putusan hak nafkah iddah, nafkah mut'ah dan nafkah madhiyah pasca perceraian di Pengadilan Agama Sidenreng Rappang. RIO Law Jurnal, 6(1). https://doi.org/10.36355/rlj.v6i1.1655

Dharmawan, I. F., & Wijayanto, E. (2023). Gugatan nafkah madliyah dalam perkara cerai gugat: Studi kasus perkara Nomor 744/Pdt.G/2020/PA.Btl. MAQASID: Jurnal Studi Hukum Islam, 12(2). https://journal.um-surabaya.ac.id/Maqasid/article/view/19520

Harvin, H., & Priandhini, L. (2021). Pengaturan hukum pemberian nafkah anak setelah perceraian orang tua dalam Undang-Undang Perkawinan. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 9(12), 2466–2478.

Kholid, M. A. L., Zaki, M., & Syukur, I. (2022. Analisis Tujuan Hukum Terhadap Putusan Mahkamah Agung Tentang Penolakan Nafkah Madhiyah Anak (Studi Putusan Mahkamah Agung No.608/K/Ag/2003). Al-Maqashidi: Journal Hukum Islam Nusantara, 5(2). https://journal.unugiri.ac.id/index.php/almaqashidi/article/view/1324

Mansari, M., Sari, E., & Muthalib, S. A. (2022). Analisis yuridis terhadap penolakan nafkah madhiah istri dan anak (Kajian Putusan Nomor 251/Pdt.G/2021/MS.Mbo). Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan, 9(2). https://doi.org/10.32505/qadha.v9i2.3903

Maretna, D. C., Asmaniar, & Mutiarany. (2026). Perlindungan hak nafkah anak pasca perceraian: Analisis putusan Pengadilan Agama. Krisna Law: Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, 8(1), 49–61. https://doi.org/10.37893/krisnalaw.v8i1.1293

Maulana, M. I. R., & Safitri, M. I. (2024). Pemberian hak asuh bersama dalam penyelesaian sengketa hak asuh anak di Indonesia: Perspektif maslahah mursalah. Al-Rasīkh: Jurnal Hukum Islam, 13(1), 97–110. https://doi.org/10.38073/rasikh.v13i1.1722

Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan dengan Hukum.

Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 jo. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil.

Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 31 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pernikahan, Perceraian, dan Rujuk bagi Pegawai Kementerian Pertahanan dan TNI.

Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 608 K/AG/2003 tanggal 23 Maret 2005 tentang nafkah madhiyah anak.

Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor 744/Pdt.G/2020/PA.Btl tentang gugatan nafkah madliyah istri dan anak dalam perkara cerai gugat.

Putusan Mahkamah Syar'iyah Meulaboh Nomor 251/Pdt.G/2021/MS.Mbo tentang penolakan nafkah madhiah istri dan anak.

Putusan Pengadilan Agama Padang Nomor 1056/Pdt.G/2021/PA.Pdg tentang pemberian nafkah anak berdasarkan putusan perceraian.

Putusan Pengadilan Agama Mamuju Nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Mmj tentang cerai gugat KDRT tanpa penetapan kewajiban nafkah.

Rahmawati, L. 2024. Pemenuhan Hak Nafkah Anak Pasca Perceraian (Analisis Putusan Pengadilan Tinggi Agama Samarinda Nomor18/Pdt.G/2016/Pta.Smd). Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam/Vol. 13, No. 1 (86-98). http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Maqasid.

Ramdani, R., & Syafitri, F. N. (2021). Penentuan besaran nafkah madhiyah, nafkah iddah dan mut'ah dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama. ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan, 15(1), 37–50. https://doi.org/10.15575/adliya.v15i1.11874

Rasidi, S. A., Listyaningrum, N., Sari, N. L. A., & Risdiana, R. (2024). Perlindungan hukum terhadap anak yang tidak dipenuhi nafkahnya oleh seorang ayah pasca perceraian perspektif hukum Islam dan hukum positif. Jurnal Hukum Agama Hindu Widya Kerta, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.53977/wk.v7i1.1802

Safitri, D. A., & Ahmad, M. J. (2024). Tanggungjawab orangtua atas nafkah anak pasca perceraian. Court Review: Jurnal Penelitian Hukum, 4(06), 38–59. https://doi.org/10.69957/cr.v4i06.1610

Sinaga, L., Hasan, U., & Permono, P. (2020). Pelaksanaan tanggung jawab orang tua terhadap anak pasca perceraian di wilayah hukum Pengadilan Negeri Jambi. Zaaken: Journal of Civil and Business Law, 1(3), 431–451. https://doi.org/10.22437/zaaken.v1i3.8934

Solihandracem, S., & Yasniwati, Y. (2023). Pelaksanaan pemberian nafkah anak berdasarkan putusan perceraian di Pengadilan Agama Padang. Unes Journal of Swara Justisia, 7(3), 925–937. https://doi.org/10.31933/ujsj.v7i3.390

Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas bagi Pengadilan.

Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas bagi Pengadilan.

Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas bagi Pengadilan.

Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas bagi Pengadilan.

Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2012 tentang Rumusan Hukum Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas bagi Pengadilan.

Syaifuddin, M., Turatmiyah, S., & Yahanan, A. (2022). Pluralitas hukum perceraian: Memahami makna, alasan, proses, dan akibat hukum perceraian menurut hukum nasional, hukum Islam, dan hukum adat di Indonesia. Pilar Nusantara.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019.

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014.

Yusoff, R. M., Eliyanah, E., & Nasih, A. (2024). An analysis towards patterns of violation of maintenance rights after divorce within Islamic marriage in Indonesia. Malaysian Journal of Syariah and Law, 12(3). https://doi.org/10.33102/mjsl.vol12no3.707

Published
2026-06-03
How to Cite
Wulandari, Y. S. (2026). NAFKAH MADHIYAH ANAK PASCA PERCERAIAN: STUDI KOMPARATIF HUKUM PERDATA DAN HUKUM ISLAM DI INDONESIA. The Juris, 10(1), 1-8. https://doi.org/10.56301/juris.v10i1.2246