POLITIK HUKUM TINDAK PIDANA KORPORASI DI INDONESIA: ERA KUHP LAMA VERSUS KUHP BARU

  • Reni Okpirianti Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Nur Husni Emilson Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Fadiah Adilah Kusmayadi Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Nabila Tsabitah Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
  • Marsya Ika R Universitas Muhammadiyah Palembang, Palembang, Indonesia
Keywords: Corporations, Legal Subjects, Old Criminal Code, New Criminal Code

Abstract

Economic globalization and market liberalization not only open up space for business growth, but also give birth to new forms of crime in the economic sector. In international practice, the recognition of corporations as subjects of criminal law has been going on for a long time: in the United States. Indonesia began to recognize corporations as perpetrators of criminal acts since the Emergency Law of 1951 and especially Law No. 7 Drt 1955 concerning Economic Crimes. However, in law enforcement practices, especially in the old Criminal Code (KUHP) regime, perpetrators of criminal acts still focus on individuals. This often causes problems in the preparation of indictments when criminal acts involve corporations. The research method used in this study is normative. The research findings show that the most fundamental change in the legal policy of corporate crime in Indonesia is the transition from the old Criminal Code (KUHP), which did not recognize corporations as legal subjects, to the new Criminal Code (Law No. 1 of 2023), which explicitly establishes corporations as perpetrators of criminal acts. Thus, the New Criminal Code can be seen not merely as a replacement for the Old Criminal Code, but as an important milestone in the renewal of the national criminal law system that is progressive, adaptive, fair, and relevant to current and future global challenges. The success of this transformation depends heavily on careful implementation, the preparation of comprehensive implementing regulations, and ongoing supervision.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anjari, W. (2016). Unsur kesalahan pidana. Jurnal Ilmiah Widya Yustisia, 1(2), 116–121.

Arif, B. N. (1994). Kebijakan Legislatif dalam Penanggulangan Kejahatan dengan Pidana Penjara. Badan Penerbit UNDIP.

Arifin, M. (2023). Penegakan Hukum dan Pelanggaran Korporasi. Gramedia.

Bawole. (2014). Penerapan Sistem Hukum Pidana Civil Law dan Common Law terhadap Penanggulangan Kejahatan korporasi. Lex Crimen, 3(3).

Braithwaite, J. (2002). Restorative Justice and Responsive Regulation. Oxford University Press.

Bramantyo, R. Y. (2024). Perbandingan Hukum Pidana KUHP Lama Indonesia dengan KUHP Baru Indonesia Ditinjau Dari Perspektif Pembaruan Hukum Pidana. Jurnal Transparansi Hukum, 62.

Huda, M. (2021). Politik Hukum Tindak Pidana Korporasi di Indonesia. IBLAM Law Review, 1(2), 45-62.

Mubarok, N. (2024). Sejarah Perkembangan Hukum Pidana Di Indonesia: Menyongsong Kehadiran KUHP 2023 Dengan Memahami Dari Aspek Kesejarahan. Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 31.

Muladi, & Sulistyani, D. (2015). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi. PT. Alumni.

Nainggolan, D. H., & Adhari, A. (2023). Perkembangan Aturan Peralihan Dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Lama Ke Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional Baru Sebagai Wujud Pembaharuan. Jurnal UNES Law Review.

Prasetyo, J. (2023). Hukum Pidana Korporasi. Kencana.

Priyatno, D. (2004). Kebijaksanaan Legislasi Tentang Sistem Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Di Indonesia. Utomo.

Puteri, Junaidi, & Arifin. (2020). Reorientasi Sanksi Pidana dalam Reorientation of Criminal Sanctions in Corporate. Jurnal USM Law Review, 3(1), 98–111.

Raharjo. (2013). Hukum Progresif. Citra Aditya Bakti.

Rini, A. (2023). Hukuman Tambahan dalam KUHP Baru. UGM Press.

Rodliyah, dkk. (2020). Konsep pertanggungjawaban pidana Korporasi (Corporate Crime) dalam sistem Hukum pidana Indonesia. Jurnal Kompilasi Hukum, 5(1), 192.

Sjawie, H. F. (2015). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi pada Tindak Pidana Korupsi. Prenada Media Group.

Sulistyawati. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. K.Media.

Tarigan, E. K., Darmayanti, E., Amaniarsih, D. S., & Simatupang, B. D. (2024). Tinjauan Yuridis Perbandingan KUHP Lama Dan KUHP Baru. Jurnal Dharmawangsa.

Yuliana. (2023). Reformasi KUHP dan implikasinya terhadap hukum pidana korporasi di Indonesia. Jurnal Hukum dan Keadilan, 12(1), 45-63.

Yunara, E. (2005). Korupsi dan Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Berikut Studi Kasus. Citra Aditya Bakti.

Published
2026-06-30
How to Cite
Okpirianti, R., Emilson, N. H., Kusmayadi, F. A., Tsabitah, N., & R, M. I. (2026). POLITIK HUKUM TINDAK PIDANA KORPORASI DI INDONESIA: ERA KUHP LAMA VERSUS KUHP BARU. The Juris, 10(1), 211-216. https://doi.org/10.56301/juris.v10i1.2349