KONSEP CRYPTOCURRENCY SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN UNTUK MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM

  • Andre Febrianto Universitas Bung Karno, Jakarta, Indonesia
  • Ismail Univesitas Bung Karno, Jakarta, Indonesia
  • Dewi Iryani Univesitas Bung Karno, Jakarta, Indonesia
Keywords: Cryptocurrency, Payment Instrument, Legal Certainty, Regulation

Abstract

The rapid development of cryptocurrency as a global digital financial instrument has posed legal challenges, particularly regarding its status as a medium of exchange. In Indonesia, the legal position of cryptocurrency is characterized by dualism and ambiguity. On one hand, the Commodity Futures Trading Regulatory Agency (BAPPEBTI) regulates and recognizes cryptocurrency as a commodity tradable on futures exchanges. On the other hand, Bank Indonesia (BI) strictly prohibits its use as legal tender, based on Law Number 7 of 2011 concerning Currency, which mandates the Rupiah as the sole legal tender. This research aims to analyze the legal consequences of using cryptocurrency as a payment instrument in Indonesia and to formulate a regulatory concept that can ensure legal certainty. This study employs a normative legal research method with a qualitative approach. The data utilized consists of primary, secondary, and tertiary legal materials. The results indicate that the use of cryptocurrency as a payment instrument results in the civil nullification of agreements (based on Article 1337 of the Indonesian Civil Code), administrative sanctions from BI and BAPPEBTI, and potential criminal liability related to Money Laundering Crimes (TPPU). To achieve legal certainty, an integrated regulatory framework is required, encompassing: (1) clear classification of cryptocurrencies (payment, utility, and security tokens); (2) the establishment of specific legislation regarding digital assets; (3) inter-agency coordination among regulators (BI, OJK, BAPPEBTI, and Kominfo); (4) effective consumer protection and dispute resolution mechanisms; and (5) the integration of Anti-Money Laundering (AML) and Know Your Customer (KYC) principles. Policy recommendations include strengthening public awareness, adopting a regulatory sandbox, and accelerating the Digital Rupiah Central Bank Digital Currency (CBDC) project.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adolf, H. (2011). Hukum perdagangan internasional. Jakarta: Rajawali Pers.

Amboro, F. Y. P., & Christi, A. (2019). Prospek pengaturan cryptocurrency sebagai mata uang virtual di Indonesia (studi perbandingan hukum Jepang dan Singapura). Journal of Judicial Review, 21(2), 31–45.

Hadad, M. D. (2018). Kebijakan sistem pembayaran di Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia Institute.

Hacker, P. (2019). Regulating blockchain: Techno-social and legal challenges. Oxford: Oxford University Press.

Harahap, Y. (2015). Segi-segi hukum perjanjian. Jakarta: Sinar Grafika.

Honggowongso, M. S., & Kholil, M. (2021). Legalitas bitcoin dalam transaksi e-commerce sebagai pengganti uang rupiah. Jurnal Privat Law: Surakarta, 9(1), 147–156.

Huda, N., & Hambali, R. (2020). Risiko dan tingkat keuntungan investasi cryptocurrency. Jurnal Manajemen dan Bisnis: Performa, 17(1), 81–92.

Ibrahim, J. (2007). Teori dan metode penelitian normatif. Malang: Bayumedia Publishing.

Ilyasa, R. M. A. (2019). Legalitas bitcoin dalam transaksi bisnis di Indonesia. Lex Scientia Law Review, 3(2), 125–138.

Indodax. (2024, 2 Januari). Apa itu DEX (Decentralized Exchange). Diakses dari https://indodax.com/academy/apa-itu-dex-decentralized-exchange/

Indrawati, S. M. (2021). Stabilitas sistem keuangan dan tantangan aset kripto. Jurnal Keuangan Negara, 15(2), 87–104.

Jawapos. (2018, 3 Januari). Sikap pemerintah soal Bitcoin. Diakses 28 Juli 2025 dari https://www.jawapos.com/read/2018/01/03/179099/soal-bitcoin-hphsi-minta-sikap-pemerintah-harus-begini

Kabar24. (2018, 17 Januari). Bitcoin dan permasalahannya. Diakses 2 Juni 2025 dari http://kabar24.bisnis.com/read/20180117/19/727464/javascript

Katadata. (2018, 8 Mei). 15 Poin dalam regulasi baru soal uang elektronik Bank Indonesia. Diakses 6 Juni 2025 dari https://katadata.co.id/berita/2018/05/08/15-poin-dalam-regulasi-baru-soal-uang-elektronik-bank-indonesia

Liputan6. (2018, 3352337). Mengintip dampak blockchain teknologi di balik mata uang digital. Diakses 3 Juli 2025 dari https://www.liputan6.com/bisnis/read/3352337/mengintip-dampak-blockhain-teknologi-dibalik-mata-uang-digital

Nitha, D. A. F., & Westra, I. K. (2020). Investasi cryptocurrency berdasarkan Peraturan Bappebti No. 5 Tahun 2019. Jurnal Magister Hukum Udayana, 9(4), 720–732.

PPATK. (2022). Kajian risiko pencucian uang di era digital. Jakarta: Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Pusat Kebijakan Pendapatan Negara-Badan Kebijakan Fiskal. (2022). ASEAN Free Trade Area. Diakses 12 Desember 2022 dari www.tarif.depkeu.go.id/Others/?hi=AFTA.html

Puspasari, S. (2020). Perlindungan hukum bagi investor pada transaksi aset kripto dalam bursa berjangka komoditi. Jurnal Jurist-Diction, 3(1), 315–330.

Ramli, A. M. (2020). Hukum fintech di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Rens. (2024). Penggunaan bitcoin. Diakses 1 Juni 2024 dari www.bitcoin.org

Republika. (2018, 26 Januari). BI tegas larang bitcoin. Diakses 22 Mei 2023 dari http://republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/18/01/26/p35icp440-wawancara-sikap-bi-tegas-larang-bitcoin

Robertson, D. H. (1976). Money. London: Nisbet & Co.

Soekarno, F. (2006). Mata uang sebagai alat justifikasi pembayaran dan simbol kedaulatan. Surabaya: Bank Indonesia.

Soemitro, R. H. (1990). Metodologi penelitian hukum dan jurimetri. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Solihin, & Suseno. (2005). Penyusunan statistik uang beredar. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan.

Tim Peneliti Fakultas Hukum Universitas Padjajaran. (2006). Tindak pidana di bidang mata uang. Buletin Hukum Perbankan dan Kebanksentralan, 4(1), 48–60.

Usman, R. (2017). Karakteristik uang elektronik dalam sistem pembayaran. Jurnal Yuridika, 32(1), 160–178.

Utama, M. (2011). Hukum ekonomi internasional. Jakarta: Fikahati.

Wijaya, F. N. A. (2019). Bitcoin sebagai digital aset pada transaksi elektronik di Indonesia (Studi pada PT. Indodax Nasional Indonesia). Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune, 2(2), 129–141.

Wong, W. (2014). Bitcoin: Panduan praktis memahami, menambang dan mendapatkan bitcoin. Semarang: Indraprasta Media.

www.bi.go.id. (2025). Pernyataan Bank Indonesia terkait bitcoin dan virtual currency lainnya. Diakses 3 April 2025 dari https://www.bi.go.id/id/ruang-media/siaran-pers/Pages/SP_160614.aspx

Published
2025-12-31
How to Cite
Febrianto, A., Ismail, & Iryani, D. (2025). KONSEP CRYPTOCURRENCY SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN UNTUK MEWUJUDKAN KEPASTIAN HUKUM. Collegium Studiosum Journal, 8(2), 573-584. https://doi.org/10.56301/csj.v8i2.2026